- Gunakan solid background, jika tidak mau, gunakan background dgn ukuran yg sesuai resolusi desktop, jenis file jpg (karena ukuran lebih kecil).
- Tweak Nautilus :
- Matikan preview. Edit > Preferences > tab Preview , pilih Never untuk semua opsi.
- Rubah zoom menjadi 75%
- Tweak menu dan taskbar anda. Gunakan pilihan "text only" untuk toolbar, dan hilangkan centang "show icon in menus" untuk menu.
- Edit pilihan booting grub. Non-aktifkan pilihan splash. sudo nano /boot/grub/menu.lst, hapus pilihan splash di baris kernel.
- Edit konfigurasi init system anda. sudo nano /etc/inittab, beri komentar pada baris runlevel, di bagian getty3 - 6. sisakan 2 saja, sudah cukup kok!Note: Di Ubuntu 6.10 ke-atas, file ini sudah tidak ada.
- Tweak proses booting run-level (service) default anda. Masuk menggunakan Alt+F2 >> gksu nautilus menuju /etc/rc2.d/. Buat folder baru dgn nama rc2.d-bak. Pindahkan skrip-skrip berikut (abaikan jika anda memerlukannya!) ke folder tersebut:
- acpi dan acpi-support. Jika sistem anda mendukung acpi, biarkan saja service ini. Tapi jika sistem anda seperti punya saya, hanya mendukung apmd, pindahkan saja service ini.
- powernowd dan powernowd.early, sama seperti di atas.
- laptop-mode. Jika anda menggunakan laptop, biarkan, jika tidak, pindahkan saja.
- ppp. Jika anda tidak terhubung ke internet atau anda menggunakan LAN, pindahkan saja service ini.
- usplash. Jika anda mengerjakan saran no 4. pindahkan service ini.
- lain-lain seperti bluetooth, rsync, anacron, atd, festival, dsbnya. Pindahkan jika tidak anda butuhkan.
Setelah anda memindahkan semua service yang tidak anda inginkan, pindahkan folder rc2.d-bak tadi ke luar folder rc2.d (ke /etc) - Uninstall paket-paket yg tidak anda perlukan, contoh: anacron, rsync, ppp, bluez*, vino, vnc*, lvm, evms, mdadm, dan lainnya. Gunakan synaptic agar anda bisa membaca fungsi/dinfo detil aplikasi-aplikasi tersebut. Jgn lupa, pastikan anda memilih "completely remove" atau --purge jika menggunakan apt-get.
- Aktifkan open office quick starter. Ini akan mempercepat waktu loading OO.org. Caranya, pada window OO.org pilih menu tools > options > memory centang pilihan auto start oo quick starter.
- Usahakan untuk menggunakan aplikasi yg memiliki shared library yg sama. Misalkan anda menggunakan GNOME, usahakan aplikasi yg anda install menggunakan GTK2 juga.
- Gunakan aplikasi alternatif berikut ini:
Abiword daripada OO writer. Gnumeric daripada OO Calc, Gqview daripada gthumb, Dillo (?) daripada Firefox (poor u), atau aplikasi lainnya
Nah, mudaah-muddahn 10 tips diatas bermanfaat buat anda. Jika anda punya tips sendiri, silahkan ditambahkan melalui form komentar.

0 Comments