Tutorial Membuat Desktop Untuk Anak

Anak-anak biasanya memiliki karakter yang selalu ingin tahu, naif dan suka berfantasi. Ayo kita buat lingkungan desktop Linux yang aman bagi mereka.

Kita selalu beranggapan bahwa sistem Linux kita lebih aman (fairly secure) daripada mesin windows atau mac, disamping lebih murah daripada keduanya.
Tidak hanya lebih sulit bagi cracker untuk menyusup ke dalam sistem Linux, tetapi juga pembatasan hak user akan menyulitkan mereka melakukan sesuatu yang "berbahaya". Meskipun demikian, ada aspek keamanan lain yang harus diperhatikan saat kita membuat desktop untuk anak-anak, kontrol orang tua (Parental Controls).

Nah, di tutorial ini kita akan belajar bagaimana mengatasi permasalahan ini.
Kita akan membuat lingkungan desktop yang khas mereka, mungkin dengan mengambil tema tokoh hero idola mereka, misalnya avatar.

Kita akan memberikan mereka username dan password mereka sendiri, kumpulan aplikasi dan website favorite mereka, pembatasan penggunaan resource lokal seperti misalnya printer atau lainnya. Dan yang paling penting, filter ke website-website yang berbahaya.

Karena saya menggunakan Ubuntu 8.10 dirumah, pada tutorial ini saya akan banyak merefer ke perintah-perintah khas ubuntu, misalnya, jika ada perintah yang diawali dengan "sudo", itu artinya, perintah setelahnya harus dijalankan sebagai root.

Langkah 1. Berikan Mereka Ruang Sendiri


Hal pertama yang harus dilakukan adalah memberikan mereka ruang sendiri. Mari kita buat user baru dengan passwordnya.

Buka aplikasi Users and Groups melalui bar menu System >> Administration > Users and Groups. Unlock aplikasi ini, masukkan password anda.

Sebelum membuat user, jika misalnya anda memiliki lebih dari satu orang anak, alangkah baiknya membuat group khusus untuk mereka, misalnya kids. Lakukan dengan mengklik tombol Manage Groups >> Add Group.

Selanjutnya, kita menambahkan seorang user ke sistem dengan group yang sudah kita buat. Ikuti langkah-langkahnya dalam screenshoot berikut:

Di tab pertama, kita bisa mensetup username, user full name dan password user.

Di tab kedua, kita bisa mengatur hak-hak user tersebut.
Di tab ini, mungkin anda tidak mengijinkan anak anda mengakses printer, scanner, webcam, usb flashdisk, dan sebagainya. Silahkan atur sendiri, sesuai keinginan.

Di tab ketiga, kita bisa mengatur grup, shell default, dan home direktori user tersebut.

Langkah 2. Instalasi Program-program Khas Anak-anak


Mungkin anda bisa mempertimbangkan aplikasi-aplikasi berikut:

GCompris
Set game dengan puluhan game berbeda yang dikategorisasi. Meliputi puzzle, matematika, menggmbar, dan sebagainya.

Tuxpaint
Aplikasi gambar yang bagus sekali. Dilengkapi fitur stamp, menambahkan gambar-gambar binatang ke dalam gambar.

TuxType, Tuxmath
Aplikasi belajar huruf dan angka dengan interface shoot 'em up.

Dan Lainnya, silahkan anda eksplorasi repository yang tersedia.

Langkah 3. Personalisasi Desktop
Di langkah kedua ini, kita akan memberikan sentuhan kanak-kanak ke desktop mereka, gunakan, misalnya walpaper avatar, ikon-ikon yang kita buat menggunakan gambar-gambar sendiri atau misalnya menggunakan icon set gartoon.

Kita bisa menggunakan start menu atau tidak sama sekali, misalnya dengan menggunakan menu bar ala mac dengan ikon-ikon aplikasi bertebaran di panel.

Di desktop, anda bisa menambahkan tempat-tempat yang sering diakses mereka, misalnya direktori home, trash, dan lainnya.

Tambahkan juga shorcut langsung ke website favorit mereka. Anda hanya perlu menambahkan sebaris perintah seperti ini:

firefox %u "http://website-for-kids.com"

di field command, saat membuat launcher/shorcut.

Saya rasa, dalam hal ini anda sudah mahir melakukannya.

Langkah 4. Mengunci Direktori "Berbahaya"


Di langkah keempat ini, kita akan mengamankan file-file dan direktori milik kita sendiri. Menjauhkan tangan-tangan ingin tahu mereka dari dokumen-dokumen kantor yang kita bawa pulang atau barang-barang "explosive" lainnya.

Buatlah folder khusus di dalam direktori home anda, letakkan semua direktori dan file-file penting didalamnya. Klik kanan pada folder tersebut. Set permission untuk Others baik pada group dan user-nya, sebagai none.

Langkah 5. Mengamankan Akses Internet


Saya percaya, tidak ada kontrol yang paling baik selain dari menanamkan tanggung jawab, kepercayaan dan kemandirian kepada anak kita.

Meskipun demikian, kita tidak bisa mempercayai lingkungan di luar sana. Lebih baik kita berasumsi, 99% situs internet di dunia mengandung konten berbahaya untuk anak kita daripada mengendorkan pengawasan kita.

Dalam teknik filtering, biasanya akan lebih mudah membatasi beberapa website yang aman untuk dikunjungi anak-anak ketimbang menggunakan filtering berdasarkan keywords atau lainnya. Tetapi, tentu membutuhkan kerja ekstra, karena kita harus mengecek sendiri situs-situs tersebut dan melakukan penilaian.

Kita bisa menggunakan tool bantuan seperti dansguardian atau aplikasi sejenis (keywords: web content filter).

Langkah-langkah lain yang bisa anda pertimbangkan adalah:

  • Mem-blok Iklan-iklan
    Anda bisa menginstall ekstensi firefox Adsblock untuk ini.

  • Menemani dan Mengajari Mereka
    Anda bisa meluangkan waktu yang berkualitas bersama anak anda dengan menjelajah bersama.


Demikian tutorial singkat ini semoga menjadi inspirasi bagi anda.

Download versi pdf Tutorial Membuat Desktop Untuk Anak (full screenshot)

Post a Comment

1 Comments