miniEbook Panduan Instalasi Fedora Core

Panduan ini meskipun membahas Fedora Core release 10, tetapi bisa juga digunakan untuk instalasi release sebelum maupun berikutnya. Karena secara prinsip, tidak banyak perubahan dalam installer fedora.

Proses Instalasi sendiri terbagi menjadi dua tahap. Instalasi dan Konfigurasi.

Tahap 1. Instalasi


Langkah pertama tentu saja adalah booting dengan CD/DVD installer FC. Jika anda belum punya, anda bisa membeli DVD installer FC 10 di warung linux Linuxindo.

Pastikan anda booting melalui CDROM, biasanya anda menekan tombol F11/F12, untuk memilih pilihan booting. Tergantung BIOS anda.

Pada tampilan awal booting, anda akan disuguhi menu booting. Pilih “Install or upgrade an existing system.

Pada layar selanjutnya, akan ditampilkan apakah anda akan melakukan pengujian media installer atau tidak. Pilih skip untuk melewati tahap ini karena cukup memakan waktu.

Memilih Bahasa


Pada layar selanjutnya adalah memilih bahasa selama proses instalasi. Saya sendiri memilih default Bahasa Inggris.

Anda juga bisa memilih Bahasa Indonesia, jika anda mau. Scroll saja ke bawah menggunakan mouse anda.

Pada tahap selanjutnya akan muncul peringatan seperti ini. Peringatan seperti ini hanya muncul ketika hardisk yang anda miliki masih fresh, belum pernah di partisi sama sekali.

Nama Host


Tahap selanjutnya adalah memberikan nama host system anda. Nama host ini akan muncul di prompt terminal. Misalnya:

user@host >

Memilih Lokasi dan Time Zone


Selanjutnya adalah memilih timezone. Silahkan klik pada map atau pilih pada drop down menu.

Hilangkan centang pada “System clock uses UTC agar system menggunakan waktu lokal bios, bukannya mengkonversi ke standar UTC.

Root Password


Langkah selanjutnya adalah memberi password untuk root. Masukkan password yang sama di kolom password dan konfirmasinya.

Jika menemukan pesan seperti ini, itu artinya password yang anda gunakan kurang aman. Untuk amannya anda bisa menggunakan kombinasi huruf, angka dan karakter selain keduanya.

Jika hanya untuk keperluan lokal, anda bisa menekan yes dan melanjutkan menggunakan password tersebut.

Pemartisian


Karena hardisk yang kita miliki masih kosong, kita bisa saja mengambil pilihan untuk membiarkan Fedora membuat layout partisi sesuai defaultnya.

Tapi ini berarti kita akan kehilangan kontrol atas hardisk kita, dan saya termasuk orang yang tidak suka kehilangan kontrol tersebut.

Kita memilih untuk Create Custom LayOut

Seperti yang anda lihat, hardisk kita masih kosong, belum ada partisi sama sekali.

Klik pada free space tersebut, lalu klik New.

Saya menyarankan anda untuk memberikan space yang cukup untuk system root (/) anda, bagian terbesar untuk /home dan 2x kapasitas RAM anda untuk swap area.

Sekarang kita akan membuat partisi untuk root (/).

Seperti pada gambar yang anda lihat, beri mount point / dan jenis file system Ext3.

Disini saya mengalokasikan 4096Mb atau 4Gb untuk system root.

Selanjutnya membuat partisi /home.

Partisi ini akan digunakan untuk menyimpan data user, sebab itu, alokasikan sebanyak mungkin. Tapi ingat untuk menyisakan 2x kapasitas RAM anda untuk swap area.

Penting anda perhatikan, pada pilihan “Force to be .... kita tidak mencentangnya, ini agar partisi yang dibuat adalah partisi logical.

Selanjutnya adalah membuat swap area. Seperti yang saya katakan tadi, swap area sebaiknya berukuran 2x RAM fisik anda. Ini akan membantu jika anda kekurangan memori nantinya.

Klik Next untuk menuliskan partisi yang baru.

Instalasi BootLoader


Selanjutnya adalah menginstall BootLoader. BootLoader default fedora adalah grub. Untuk sistem tunggal, kita akan menginstall grub di MBR (Master Boot Record).

Jika ada linux lain, mungkin anda tidak ingin menimpa bootloader yang sudah ada, dan anda ingin menginstallnya di sector pertama partisi root system anda atau tidak menginstall BootLoader sama sekali.

Mungkin juga anda ingin menggunakan password. Centang di bagian Use a boot loader password. Jika ingin menambahkan sistem operasi lain, misalnya Windows, klik Add.

Untuk mengedit labelnya, klik Edit.

Memilih Paket Software


Fedora memiliki banyak sekali pilihan software. Saya menyarankan anda mengambil pilihan default dari Fedora, jika ini pertama kali anda menggunakan Fedora.

Jika anda tahu benar apa yang anda inginkan, anda bisa memilih paket-paket lain yang ditawarkan dengan memilih bagian Customize Now di pojok kiri bawah.

Jika anda tidak mau repot, langsung saja klik Next untuk mulai melakukan instalasi paket.

Ini akan memakan waktu yang cukup lama.

Jika sudah selesai, anda siap untuk reboot.

Pastikan anda menyingkirkan DVD instalasi dari tray DVDROM

Selanjutnya kita akan memasuki tahap 2 instalasi Fedora, konfigurasi.

Tahap 2. Konfigurasi


Setelah anda reboot, anda akan dibawa ke tahap konfigurasi. Di tahap ini kita akan membuat user baru, dan lain sebagainya, jadi, pastikan anda tidak melewatkannya.

Selanjutnya fedora meminta anda menyetujui license information.

Lisensi ini pada kebanyakan distro dilewati begitu saja. Ini sebenarnya penting, agar setiap user tahu apa yang mereka gunakan.

Klik forward untuk melanjutkan.

Selanjutnya kita akan membuat user baru. User ini tidak sama seperti user Ubuntu, user ini tidak memiliki hak administrasi. Tidak menggunakan password anda seperti pada sudo, tetapi menggunakan password root.

Jika mendapat pesan seperti di bwah ini, itu artinya password yang anda gunakan masih lemah. Untuk pengguna rumahan, ini tidak masalah.

Saya yakin anda tidak memiliki kendala dalam membuat user ini.

Klik forward untuk melanjutkan.

Selanjutnya adalah mengatur konfigurasi tanggal dan waktu.

Selanjutnya, smolt, sebuah program pengumpul data dan pengirim informasi hardware akan meminta anda untuk mengijinkannya mengirim data yang sudah dia kumpulkan ke situs fedora.

Begitu anda mengklik tombol finish, anda akan dibawa ke halaman login.

Klik pada nama anda, atau menuliskan usernam anda di kolom username.

Tekan Enter untuk memasukkan password.

Lalu klik Log In untuk masuk ke desktop anda.

Oya, jika anda ingin mengganti avatar anda saat login, anda bisa melakukannya di bagian profile.

Melalui menu System >> Prefrences >> Profile atau About Me.

Selamat!

Anda sudah berhasil menginstall Fedora dengan sukses!

Untuk keluar dan mematikan sistem, saya yakin anda sudah tahu caranya.

Klik menu System >> Shutdown

Ok sampai disini dulu, sampai jumpa di tutorial berikutnya.

Silahkan download miniEbook Panduan Instalasi Fedora Core ini (full screeshot!)

Post a Comment

0 Comments