Jika anda sudah mencoba keseluruhan tutorial pada artikel tersebut, anda sudah mendapatkan gambaran bagaimana mudahnya melakukan remastering, meskipun baru sampai tahap "membuka" dan "menutup" saja karena belum adanya perubahan yang berarti.
Di artikel ini kita akan membahas kustomasi-kustomasi apa saja yang bisa anda lakukan dan anda tahu? Batasannya hanyalah imajinasi anda dan tentu saja dengan sedikit bantuan dari google (jika anda bingung).
Perlu diingat bahwa semua kustomasi yang anda lakukan harus menggunakan user root, selalu awali perintah-perintah anda dengan sudo (terminal) dan gksu (gui), misalnya menggunakan nautilus (gksu nautilus) untuk copy-paste file ke sistem root.
Baiklah, kita mulai saja dengan ...
1. Membuang Paket-paket yang "Tidak Berguna"
Jika anda perhatikan, banyak sekali paket-paket yang terinstal secara default sebenarnya tidak anda perlukan. Jika anda membuang paket-paket ini anda akan mendapatkan ruang kosong yang lumayan, apalagi jika yang anda buang adalah paket-paket besar seperti openoffice. Untuk membuang paket-paket ini gunakan perintah:
apt-get remove --purge nama-paket
Ada baiknya anda merencanakan dulu seperti apa "distro" yang anda inginkan. Bisa mencontoh, misalnya Backtrack atau Sabily. Misalnya saya, saya membuang paket-paket bahasa selain english, paket2 mono, dan lainnya. Jika anda tidak tahu "nama lengkap" aplikasi yang anda inginkan, buka synaptic Ubuntu anda, lihat-lihat disana.
2. Menambahkan Paket-Paket Baru
Untuk menambahkan paket-paket baru dari repository online anda harus mengkopi dulu file /etc/resolve.conf (belum coba, dokumentasi lama) ke direktori chrootnya. Tapi ini menyakitkan!
Cara paling mudah adalah me-mount direktori repository offline ke dalam chroot. Baca artikel cara menggabungkan DVD Repository menjadi satu repository ini. Dengan menggabungkan dvd repo kita menjawab masalah kurangnya dev/loop dan mounting.
sudo mount --bind /home/amrinz/RepoLucid root/media
Dan menggunakannya dengan mem-paste baris berikut ke file /etc/apt/sources.list di root livecd anda.
deb file:///media/ lucid main restricted universe multiverse
3. Mengganti Wallpaper Default
Simple, overwrite file root/usr/share/backgrounds/warty-final-ubuntu.png dengan nama yang sama.
Jika anda menambahkan wallpaper baru, jangan lupa edit daftarnya di file /usr/share/gnome-background-properties/ubuntu-wallpapers.xml menggunakan gedit.
Kalau lengkap, isinya seperti ini:
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <!DOCTYPE wallpapers SYSTEM "gnome-wp-list.dtd"> <wallpapers> <wallpaper> <name>Ubuntu</name> <filename>/usr/share/backgrounds/warty-final-ubuntu.png</filename> <options>zoom</options> <pcolor>#2c001e</pcolor> <scolor>#2c001e</scolor> <shade_type>solid</shade_type> </wallpaper> </wallpaper>
Daftar di atas hanya me-list satu file background saja.
Demikianlah kustomasi-kustomasi yang saya ingat, lain kali saya tambahkan kalau saya ngoprek lagi. Bisa juga ditambahkan di komentar kalau temen-temen punya kustomasi sendiri :-)
http://linuxindo.web.id/2010/10/28/remaster-manual-livecd-ubuntu-10-10-maverick-meerkat/

2 Comments
[...] Seharusnya langkah ini membahas tentang kustomasi. Tetapi karena saya tuliskan dalam bagian tersendiri, saya tidak membahasnya di sini . Bahasan ini saya tuliskan di artikel Kustomasi Ubuntu Maverick Ini [...]
ReplyDeletesaya sangat suka linux YLMF OS desktop edition karena GUI GNOMEnya. tapi saya ingin punya juga YLMF OS Server edition untuk belajar jaringan Linux. Kira-kira gimana yah cara me-remaster dan membuat installer/Live CD YLMF OS dari desktop edition ke server edition yang GUI GNOME ?
ReplyDeleteapa saja yang harus diremove dan diinstall agar menjadi YLMF OS Server edition seperti Ubuntu server ?