Dalam beberapa sistem, terdapat bootloader yang berbeda. Bootloader Windows, berbeda dengan Bootloader Linux, Berbeda juga dengan bootloader BSD.
GNU GRUB, sebelum menjadi proyek resmi GNU dikembangkan oleh Erich Boleyn yang sedang berusaha memodifikasi bootloader milik FreeBSD agar dapat memboot GNU Hurd. Tetapi kemudian Erich dan rekannya Brian membuat bootloader mereka sendiri karena lebih mudah daripada memodifikasi bootloader FreeBSD dengan menjaga keasliannya.
Pada tahun 1999, GRUB di ambil alih pengembangannya oleh yayasan GNU karena keterbatasan waktu yang dimiliki Erich untuk mengembangkannya sementara antusiasme pengguna luar biasa. Saat ini, GNU GRUB di maintain oleh Gordon Matzigkeit dan Yoshinori K Okuji.
Fitur-fitur GRUB
- Mendukung penuh spesifikasi multiboot, sehingga mampu meload setiap kernel open source dan proprietary (DOS,Win,OS2) melalui ChainLoading)
- Mengenali berbagai file executable
- Mampu membaca file konfigurasi
- Mendukung berbagai tipe filesystem (FAT, NTFS, BSD, EXT, dll)
- Mampu menyediakan interface menu
- Memiliki Command Line dengan kemampuan layaknya terminal (tab completion, builtin help, dsb)
- Mendukung Boot Jaringan
- Dsb
Bagaimana GRUB Mengenali Sistem Anda?
Sebuah device memiliki penamaan sederhana dalam GRUB dan selalu dimulai dari urutan 0 (nol). Jadi, saat GRUB mengenali partisi primary pertama hardisk anda sebagai (hd0,0), maksudnya adalah hda1 (atau sda1 di release distro terbaru, seperti ubuntu gutsy).
Hardisk di kenali sebagai hd, floppy dikenali sebagai fd.
Menginstall GRUB Sebagai Bootloader
Agar anda dapat menggunakan GRUB sebagai bootloader anda, anda harus memiliki instalasi GRUB di sistem operasi anda. Biasanya diinstall di /sbin.
Menginstall GRUB di Hardisk
Jika anda sudah memiliki instalasi GRUB, install GRUB dengan perintah ini:
sudo grub-install /dev/hda
Ini akan menginstall GRUB bootloader di MBR hardisk pertama anda (primer).
Catatan:
/dev/hda bisa anda ganti dengan /dev/hd0 atau hd0 saja. GRUB mengenali semuanya sebagai device yang sama.
Menginstall GRUB di Floppy
Sedangkan blok perintah ini akan menginstall GRUB di sebuah Floppy
sudo mke2fs /dev/fda
mount -t ext2 /dev/fda /mnt
grub-install --root-directory=/mnt fd0
umount /mnt
Bagaimana GRUB Mem-boot Operating System
GRUB mem-boot sistem operasi dalam 4 langkah sederhana.
- Set root device OS terinstall dengan perintah (set) root.
- Me-load kernel dengan perintah kernel
- Jika anda memiliki module, load dengan perintah module
- Memboot OS dengan perintah boot
Dan biasanya rangkaian blok perintah ini dituliskan di dalam file konfigurasi GRUB, menu.lst
Bagaimana Mem-boot Windows?
Tambahkan blok baris perintah ini:
rootnoverify (hd0,0)
makeactive
chainloader +1
boot
Blok perintah diatas akan menset root OS anda di partisi pertama hardisk pertama, kemudian membuatnya aktif, dan meload kernel windows dengan melakukan chainloader (membaca sector hardisk) sector pertama (+1). Dan terakhir, memboot OS (kernel) Windows.
Bagaimana Mem-Boot Linux?
root (hd0,0)
kernel /vmlinuz root=/dev/hda1 some_parameters
boot
Blok baris perintah diatas, adalah blok paling sederhana untuk memboot Linux. Tentu saja anda bisa menambahkan baris-baris lain seperti initrd - jika menggunakan initrd, savedefault, dsb.
Bagaimana Mem-Boot BSD?
Cara memboot FreeBSD, OpenBSD dan lain-lain BSD sama saja.
root (hd0,a)
kernel /boot/loader
boot
Untuk NetBSD dan OpenBSD, anda harus menambahkan --type=netbsd sebagai parameter kernel. Sehingga menjadi kernel --type=netbsd
Catatan:
Blok-blok perintah diatas dapat dijalankan langsung menggunakan commandline grub atau menambahkannya langsung ke file konfigurasi menu.lst
Updated (March 4, 2008)
Bagaimana Menampilkan dan Menyembunyikan Menu GRUB?
Temukan baris di menu.lst anda :
hiddenmenu
Beri tanda pagar untuk menampilkan menu dan sebaliknya untuk menyembunyikan. Ubuntu default, hidden!
Bagaimana Merubah Warna Latar dan Tulisan?
Cari bagian color, seperti ini di menu.lst anda :
color cyan\white white\black
Kombinasi warna pertama memberi warna latar, kombinasi kedua memberi warna teks. Sedangkan warna pertama pada kombinasi menunjukkan background color dan warna kedua menjadi foreground color.
Bagaimana Menggunakan GRUB Splash Image?
Tambahkan baris berikut di menu.lst anda :
splashimage (hd0,0)/boot/grub/splash/default.xpm.gz
Jika anda menyimpan file splash (default.xpm.gz) di direktori /boot/grub/splash pada hardisk pertama partisi pertama (hd0,0)
Bagaimana Menggunakan GRUB Password?
Buat dulu password pribadi anda dengan menggunakan grub terminal. Melalui sistem anda, jalankan terminal dan lakukan rangkaian perintah ini.
grub
akan membawa anda ke grub terminal dengan prompt seperti ini: grub>
grub> md5crypt
password: masukkan password anda
kjfhGHt5HHGf>/
Kode di atas adalah hasil enkripsi password anda tadi. Kopi (Blok dengan mouse >> klik kanan >> copy) dan paste ke baris:
password kjfhGHt5HHGf>/
di menu.lst anda.
Sekarang, setiap anda akan menggunakan commandline saat boot, GRUB akan meminta password lebih dahulu.
Bagaimana Mengaktifkan Password Untuk Pilihan Menu?
Tambahkan baris perintah lock, setelah baris title dan sebelum baris kernel, contoh:
title Ubuntu 7.10
lock
kernel /vmlinuz root=/dev/hda1 ro
..................
OK, Thats all for now

7 Comments
[...] Buat anda yang familiar dengan grub, anda pasti tahu kelebihan grub dibandingkan isolinux. Karena grub bisa digunakan untuk memboot OS apapun langsung dari konsol, [...]
ReplyDelete[...] Buat anda yang familiar dengan grub, anda pasti tahu kelebihan grub dibandingkan isolinux. Karena grub bisa digunakan untuk memboot OS apapun langsung dari konsol, [...]
ReplyDeleteThanks pak buat infonya. Tambahan referensi belajar Linux
ReplyDeleteanda hebat yang nulis post ini...
ReplyDeletesumpah...
salut
@raff
ReplyDeleteMmmm, jadi maluuuu! =)
[...] caranya? Lihat manual GRuB [...]
ReplyDelete[...] Buat anda yang familiar dengan grub, anda pasti tahu kelebihan grub dibandingkan isolinux. Karena grub bisa digunakan untuk memboot OS apapun langsung dari konsol, [...]
ReplyDelete