Seperti misalnya Wordpress. Dalam kasus Wordpress, kita akan mengalami kesulitan saat memindahkan database dan instalasi Wordpress yang telah kita develop di localhost kita ke server yang sebenarnya.
Masalah utamanya sebenarnya adalah pada domain URL absolut tersebut.
Lalu bagaimana kita membuat domain sendiri di localhost kita?
Saya punya tipsnya. Sayangnya, tips ini hanya untuk pengguna Linux :-) karena saya kurang familiar dengan sistem operasi lain. Dan tentu jika anda menggunakan Apache. Bisa xampp, lampp, atau lainnya.
Konfigurasi Virtual Host (Virtual Domain)
Buka file httpd.conf (atau apache.conf) anda. Letaknya biasanya di direktori /etc atau /opt/lampp/etc.
Aktifkan modul Virtual Host dengan mengcoment baris:
#LoadModule vhost_alias_module modules/mod_vhost_alias.so
menjadi:
LoadModule vhost_alias_module modules/mod_vhost_alias.so
Atau nama module yang sejenis.
Tambahkan baris berikut ini pada bagian paling bawah:
# Customs
Include /opt/lampp/htdocs/virtual-host.conf
atau
# Customs
Include /home/amrinz/virtual-host.conf
Jika instalasi default apache sudah memiliki file konfigurasi virtual-host.conf atau sejenisnya, gunakan saja itu.
Tambahkan baris-baris ini dan simpan pada file virtual-host.conf:
<VirtualHost 127.0.1.2>
ServerName linuxindo.web.id
DocumentRoot /home/amrinz/website/linuxindo.web.id
<Directory /home/amrinz/website/linuxindo.web.id>
AllowOverride All
Options All
</Directory>
</VirtualHost>
Tambahkan Host/Domain
Lalu tambahkan host linuxindo.web.id dengan IP 127.0.1.2 ke file /etc/hosts (sebagai root!)
127.0.1.2 linuxindo.web.id
Atau jika anda menggunakan ubuntu seperti saya, melalui menu System >> Administration >> Network.
[caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="setup ip and host for apache virtual host"]
Buat Direktori Virtual Host
Setelah anda membuat dan mengedit file virtual-host.conf dan file hosts, saatnya anda membuat direktori sesuai nama domain yang ditambahkan.
Seperti pada contoh, saya membuat direktori linuxindo.web.id di direktori /home/amrinz/website.
Restart Apache, XAMPP atau LAMPP
Selanjutnya, restart apache atau xampp atau lampp anda.
/opt/lampp/lampp start
atau
/etc/init.d/apache2 start
Sekarang buka browser anda, dan coba mengakses http://linuxindo.web.id.
Jika berhasil, selamat, anda bisa mengembangkan website anda di komputer lokal tanpa perlu khawatir saat memindahkannya ke server remote.
Download: Ebooknya + file konfigurasinya.

18 Comments
[...] Lanjutannya di http://linuxindo.web.id atau download ebooknya, gratis [...]
ReplyDeleteTanya dong pak ...
ReplyDeleteCara arahin ns.domain.com dari tempat register domain ke virtual host nya gmana ya?
Kalau pakai Xampp, mau bikin ns. server nya gmana?
thx
@Candra
ReplyDeleteVirtualhost yang di tutorial itu untuk pc lokal (1 PC).
Kalau beli domain terus diarahkan ke webhosting, ns servernya bisa minta sama yang punya web hosting.
Mengarahkan domain bisa melalui cpanel domain. Kalo gak ada fasilitas seperti itu, tanya penjual domainnya.
ok deh, thx
ReplyDeletekok halamannya punya localhost bukan D:\www
ReplyDelete@sujak
ReplyDeletemaksudnya?
[...] anda belum melakukan setup virtual hosting seperti saya, anda bisa meletakkan hasil ekstrak di /var/www/codeigniter dan mengaksesnya melalui [...]
ReplyDeletedear mas ,
ReplyDeletesetelah aku coba virtual domain diatas dan menghubungkanya dengan IP publik sesuai petunjuk diatas dengan memakai (alias) nama domain,misal nama_domain.com ternyata gak dapat dibuka di internet(lokal bisa)dan IP bisa diakses di internet , kira2 apanya yang salah?? IP publiknya sudah di masukkan di virtual host.apa memang gak bisa dibuka .. ISP pakai M2 ,thanks informasinya
@sofi
ReplyDeleteTutorialnya memang untuk lokal. Kalau untuk publik, kayaknya perlu pakai setting standar apache atau dns server (?)
Maklum bukan admin network neh.
Ada yang lebih paham?
[...] anda belum melakukan setup virtual hosting seperti saya, anda bisa meletakkan hasil ekstrak di /var/www/codeigniter dan mengaksesnya melalui [...]
ReplyDeletegak bisa om... localhost n virtual host kita sama...., yg bner dong ngsh taunya..., klo gak tau jgn sok tau...
ReplyDelete@d4y4x
ReplyDeleteente sudah coba ndak? jangan komentar tanpa mencoba!
mau liat jeroan PC saya?
mas mau tanya nich...
ReplyDeletekalau buat hosting sendiri untuk publish (bukan lokal) gimana caranya (dengan xampp), please yang lengkap ya....
trims....
@dion
ReplyDelete1. harus punya IP
2. IP itu di seting sebagai virtual host. Cara STANDARnya mohon melihat dokumentasi apache
hehe... maaf om admin.., ane dah nyoba..., tampilan virtual hostnya sama dengan localhost.., pdhl setingan tersebut dh ane coba dkmptr kantor.. n bisa.., tpi giliran di rmh.., gak bisa...
ReplyDelete[...] ataukah apache2 di Karmic yang bersalah, yang jelas ketika saya menggunakan cara yang sudah-sudah, ip based virtualhost, untuk membuat virtual host di apache2 keluar pesan error “can’t resolve host [...]
ReplyDelete[...] site). Sebagai catatan, saya menginstall wordpress ini di http://berugak.com (saya menggunakan local virtualhost) dan direktorinya ada di [...]
ReplyDeleteTerimakasih tutorialnya mas, bermanfaat sekali..
ReplyDelete