Mengenal Codeigniter PHP framework

Tulisan ini adalah tulisan sederhana dengan harapan, saya bisa berbagi pemahaman saya selama belajar PHP dan codeigniter php framework.

PHP adalah bahasa script yang umumnya digunakan untuk membuat aplikasi berbasis web. Pertama kali dikembangkan oleh Rasmus L. Sekarang, PHP adalah raksasa dengan banyak sekali pengguna dan pengembangan.

Framework adalah kumpulan script php yang saling berkomunikasi dan bekerja bersama. Yap, itu pengertian sederhana dari saya, jika anda ingin berpusing-pusing, silahkan googling!

Codeigniter adalah php framework yang awalnya ditulis oleh mas Rick Ellis, pendiri dan CEO EllisLab.com, perusahaan yang mengembangkan codeigniter. Saat ini, codeigniter dikembangkan oleh komunitas dan disebarkan ke seluruh dunia dengan lisensi bebas.

Fitur-fitur Codeigniter


Dari websitenya, codeigniter sanggup:

  • Berinteraksi dengan database apapun dengan satu bahasa tunggal

  • Memanajemen session dan cookies

  • Melakukan validasi user input

  • Membangun html seperti tabel, form, link, dan lainnya dengan kode minimal

  • Berkomunikasi dengan xmlrpc, ftp, captcha, rss dan teknologi lainnya

  • dan lainnya


Codeigniter PHP framework Requirements


Untuk menggunakan codeigniter dengan maksimal, anda akan memerlukan:

  • PHP 4.3.2 atau lebih baru

  • Web server, saya rekomendasikan Apache

  • MySQL, MySQLi, MS SQL, Postgre, Oracle, SQLite atau ODBC

  • Codeigniter php framework. Anda bisa mendownloadnya di http://codeigniter.com/download.php


Instalasi Codeigniter PHP framework


Instalasi Codeigniter sangat mudah, ekstrak paket codeigniter hasil download anda, tempatkan di folder web server anda.

Saya sendiri meletakkannya di direktori /home/amrinz/website/berugak.com dan bisa diakses menggunakan web browser dari alamat http://berugak.com.

Jika anda belum melakukan setup virtual hosting seperti saya, anda bisa meletakkan hasil ekstrak di /var/www/codeigniter dan mengaksesnya melalui browser di alamat http://localhost/codeigniter.

Jika anda mengakses alamat url tersebut diatas, dan yang keluar adalah halaman selamat datang dari pengembang codeigniter, yakinlah, anda sudah sukses melakukan instalasi.

Selamat!

Struktur Direktori Codeigniter PHP framework


Saat anda mengekstrak anda pasti menemukan struktur direktori seperti gambar ini:

[caption id="" align="aligncenter" width="448" caption="struktur file dan folder codeigniter"]struktur file dan folder codeigniter[/caption]

File index.php yang anda lihat, adalah file yang meload konfigurasi paling awal codeigniter, seperti nama folder system, nama folder applications, yang jika dengan alasan keamanan ingin anda ubah, disini tempatnya.

Folder system, sebagai direktori induk semua script codeigniter diletakkan. Dan kita akan bekerja di dalam folder application.

Di dalam folder system, kita akan sering bekerja dengan folder controllers, models, dan views (dari konsep MVC, Model <-> Views <-> Controller).

Folder config, berisi file-file konfigurasi untuk database - dalam file config.php, controller default - dalam file routes.php, konfigurasi database - di file database.php, dan file-file lainnya.

Perlu anda perhatikan, pada gambar di atas, saya menambahkan satu direktory untuk meletakkan file-file css, javascript, image dan lain-lain di luar folder system, yang saya beri nama myfile.

Untuk lebih detail, silahkan anda meluncur ke website codeigniter, atau membeli salah satu bukunya. Professional CodeIgniter

Bagaimana Codeigniter Bekerja?


Saat anda mengakses alamat instalasi codeigniter, misalkan di alamat http://localhost/codeigniter, anda menjumpai halaman selamat datang.

Halaman ini disediakan oleh file welcome_message.php di dalam folder system/application/views. File tersebut dikontrol oleh file welcome.php di folder system/application/controllers.

Disini, controller welcome.php tidak menggunakan model, karena aplikasinya sangat sederhana, tidak ada pengolahan data, tidak memerlukan interaksi dengan visitor.

Bagaimana codeigniter mengetahui controller mana yang dipanggil saat kita mengakses alamat root http://localhost/codeigniter (sebenarnya kita mengakses: http://localhost/codeigniter/index.php/controller_default)? Hal ini, kita definisikan di dalam file routes.php dalam folder system/application/config.

[caption id="" align="aligncenter" width="375" caption="codeigniter bekerja seolah-olah sebuah struktur cangkir"]codeigniter bekerja seolah-olah sebuah struktur cangkir[/caption]

Nah, sampai disini dulu perkenalan dengan codeigniter, mudah-mudahan saya bisa menulis hal lain tentang codeigniter di kemudian hari.

see ya!

Daftar Pustaka dan Referensi:

Post a Comment

12 Comments

  1. [...] berharap, sebelum membaca artikel ini, terlebih dahulu anda membaca artikel “Mengenal codeigniter PHP framework” dan “Memahami konsep Model-View-Controller“, agar anda mendapatkan gambaran yang [...]

    ReplyDelete
  2. @triyandi
    kalo maen ke codeigniter.com di bagian dokumentasi ada tutorial membuat blog 20 menit.
    bisa diikuti!

    ReplyDelete
  3. framework nya lightweight, beda sampa zend, klo zend installnya aja ribet

    ReplyDelete
  4. iya codeigniter emang mantab bged... saya ja udah pake CI untuk blog saya....

    salam kenal

    ReplyDelete
  5. tutorialnya tentang aplikasi open-source di perbanyak donk, biar kita-kita ini tambah pintar. ya nggak ?

    ReplyDelete
  6. tutorialnya ttg CI ada tahap-tahapannya gak yah ??? dari pembuatan login,pembuatan database seterusnya sampe koneksi ke intranet. thx :D

    ReplyDelete
  7. @jati
    Ada, tapi dalam bentuk buku, dan itupun bahasa inggris (kayaknya ada di bawah artikel ini) :-)

    ReplyDelete
  8. [...] http://linuxindo.web.id/2009/03/30/mengenal-codeigniter-php-framework/ You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site. [...]

    ReplyDelete
  9. [...] http://linuxindo.web.id/2009/03/30/mengenal-codeigniter-php-framework/ You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site. [...]

    ReplyDelete
  10. wah saya lagi coba" CI nih, karena project yg saya pake sekarang pake fw CI,
    bagus nih gan buat pengenalan tentang CI ditunggu kelanjutannya :)

    ReplyDelete