Tingkah lakunya pun macam-macam, ada yang sekedar mematikan komputer, ada yang memunculkan puisi-puisi gombal, ada yang memakan virus lain, sampai melacak file-file tertentu dan menghancurkannya.
Beberapa sebab maraknya virus-virus (asing maupun lokal) adalah:
- Munculnya tool-tool pembuat virus.
- Populernya removable media seperti USB disk.
- Lalu lintas internet yang semakin ramai
- Menjamurnya warnet
- Kesukaan user mendownload software dari berbagai sumber, terutama website sharing file.
- Lemahnya keamanan suatu sistem operasi
Solusi?
Ada, banyak, tetapi bukan solusi ajaib yang bisa menghasilkan kesembuhan 100% karena:
- Pertumbuhan Virus dan Antivirus itu berbanding lurus. Jika antivirus melakukan update, virus pun membuat varian baru dengan karakter yang berbeda. Kisahnya mirip Tom dan Jerry atau Lingkaran Setan!
Oooo, serem! - Behaviour user sendiri yang cenderung kurang waspada. Main colok saja, main download sembarangan,hasilnya? Duit segebok hangus untuk biaya pemulihan.
Ada sih solusi lain, tapi berani tidak?
Pakai Linux!
Iya, percaya atau tidak, virus tidak bisa berkutik di Ubuntu saya. Malah, sebelum beraksi sudah di blok terlebih dahulu.
Kok bisa?
Karena, 99% (kalau tidak 100%) virus yang beredar di dunia saat ini didesain untuk hidup dan berjalan di lingkungan Windows!
Jadi, dengan berganti sistem operasi, bisa dipastikan virus tidak akan bisa berjalan.
"Mau sih, tapi susah. Karena bla-bla-bla dan bla-bla-bla, harus gini gitu."
"Masalahnya kantor saya *&&^^%%$@#^__(&*&sukc!^.^$$#@$%fukc$%^&!!!!"
Ah, sudahlah, semua terserah kepada anda.
Saya tidak rugi apapun anda tidak mau pakai Linux (atau OS free lainnya), bukan urusan saya.
Ubuntu Menangkap Virus
Ini dia kisah Ubuntu yang menagkap virus itu:
1. Saat mencolok USB disk yang dipakai di warnet, Autoraun. inf di blokkir
[caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="virus ditangkap saat mencolok usb disk"]
2.Virus di cari dengan fasilitas search file Ubuntu. Keywords: .inf, .lnk, thumbs.db
[caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="virus dicari dan dieliminir menggunakan search file ubuntu"]
3. Konfirmasi sebelum menghapus file yang dicurigai sebagai virus. Hati-hati, jangan menghapus file lain.
[caption id="" align="aligncenter" width="500" caption="virus dihapus"]
4. Tada, bebas virus tanpa anti virus! :-)

23 Comments
tambahan (file ----> thumbs.db).
ReplyDelete"itu bukan file virus" mas :)
itu kan file generate thumbnail dari file-file picture, cuman kebanyakan programmer virus memanfaatkan file ini sebagai media infector.
@mataramsecurtyauditor
ReplyDeletesama juga dengan *.lnk dan *.inf kan?
cuma sudah saya ubek-ubek, gak ada *.com dan *.exe yang mencurigakan
PS: thanks buat yang "kemarin". cuma, apa ndak bisa lewat email ajah? lebih enak lho
:)
ReplyDeletesaya liat web ini sangat rame, jadi banyak suka nyambang ke sini, jadi kebanyakan pengunjung saya rasa juga musti ngerawat blog/web mereka.
saya agak jarang nge-net, maklum lagi adem-ayem sama istri.
:( tengkar, damai, kelahi lagi, muter-muter lagi.
boro-boro mau ngaudit, yang ada stress mulu, mancing deh larinya, paling ke lingsar atau narmada. xixixixixi...
btw ada link domain gratis baru : http://www.cydots.com
engine site yang indah menurut saya, pagerank langsung wuss wuss.
misal punya website yang masih kosong sekalipun. :D
btw, saya jarang pakai linux :D
masih setia ama windows, soalnya masih suka nge-game :)
lagi demen-demenya main laghaim (server thailand).
linux is top lah buat yang lain-lain.
tambahan. file .ink itu merupakan file shortcut di windows, jadi bukan file virus. yg patut diwaspadai adalah file .inf (biasanya di FD ada file autorun.inf yg digunakan untuk menjalankan program otomatis saat FD dicolok. biasanya file inilah yg dijadikan virus untuk 'numpang')
ReplyDeletewah ubuntu bisa dipakai untuk itu juga ya.....
ReplyDeletebisa dicoba..... thx tutornya
Linux gak mempan virus.
ReplyDeleteDari dulu itu melulu yang dibangga2kan.
Coba saya dikasih tahu apakah linux juga menyediakan program yang juga kompatibel dengan windows.
Masalahnya (bukan masalah sih sebenarnya), saya kebanyakan kerja dengan program-program buat windows, bukan hanya ngurusi kumputer biar gak kena virus.
@Haris
ReplyDeleteSoal program yg kompatible ama windows, maen ke opendisc.com
@Haris
ReplyDeleteSudahkah haris menggunakan produk legal?
emang haris pake Windows Asli?
banggain windows kok pake bajakan kayak githu?
di Linux ada dunk yg bs kompatibel ma Windows,
namanya Wine
Wine berfungsi sebagai emulator Windows di linux, sebagian besar sudah kompatibel.
Saat ini Wine masih terus disempurnakan.
great. ada gak script/aplikasi linux yang bisa nangkap virus2nya windows? biar otomatis gitu...
ReplyDeletebtw, saya newbie di linux.
mau tau kenapa saya pake linux?
buat mas haris, kok bangga ya pake windows?
saya sih bisa dan punya duit buat beli
windows + software2 tambahan yg original (bukan nyombong...)
tapi saya gak mau, sayang kalo duitnya dikasih sama perusahaan yang udah banyak duit tapi tetap rakus.
yang paling saya sebel, saya pernah baca di sebuah website,
microsoft menghalang2i perusahaan2 untuk pake software open source.
mendingan pake linux, lebih terasa sosialnya gitu loh...
saya desainer grafis, dan semua kerjaan saya saya kerjain pake program2 yg ada di linux, tanpa sedikitpun pake wine, virtual machine, atau yg sejenisnya.
hasilnya top dan pelanggan saya ga pernah komplain...
seharusnya kita sebagai org yg eksis di IT bersyukur ad linux yg open source....dr pd capek2 cari (curi) crack..keygen n lain...mendingan pake linux aj....
ReplyDeletesaya pakai linux bukan karena free dan opensource kalau pun linux tidak gratis saya akan tetap memilih linux, kenapa?
ReplyDeletelinux tidak dikerjakan oleh satu perusahaan tapi oleh seluru hacker, programer, dan praktisi IT di seluruh dunia kestabila lebih terjaga. dan karakteristik linux lah yang membuat saya jatuh cinta seperti backtrack dan ubuntu
apalagi semenjak pakai ubuntu ME (microsoft mana kepikiran buat kebakan umat kek gini)
kebetulan kerja di pemerintahan, di bagian satker saya semua komputer di instal linux distro ubuntu, ... dulu yang sehari bisa sampai beberapa kali install ulang karena virus sekarang seh ... sudah 3 bulan lebih gak pernah install ulang, untuk semua kerjaan kantor sudah di handle semuanya di linux... tanpa perlu install software tambahan lain. memang seh dulu sempat kebingungan .. karena masalah printer tapi sekarng sudah teratasi.
ReplyDeleteMicro$oft yang dipikir cuma duit-duit melulu, gak mikirkan bagaiman mengantisipasi agar OS jualanya tahan terhadap virus. Ada OS yang hebat kok, ubuntu, gratis, tahan serangan virus, diantar sampai rumah lagi, dah gitu ongkos kirim nya dibayari dari sono nya, tinggal bubuhkan tanda tangan tanda terima, pak pos akan kasih CD Ubuntu, hebat kan. Harusnya micro$oft malu tuh...apa memang urat malunya dah putus kali....
ReplyDeletekalo saya sih linux oke windows ok...
ReplyDeletetapi jujur windows mahal...
gk papa deh mahal, yang penting tidak berat sebelah
hehehehehehe
netral tu enak...
MMMmmm.........sory yah mau nimbrung dikit setau saya Thumbs.db gak masalah tapi kalo thumb.db baru masalah >>>
ReplyDeletethumb.db itu database nya si virus.....gitu aja deh
permisi!!..
ReplyDeleteMo nanya, bwt smua, BTW law mo pesan DVD Ubuntu di mana ya?
q pngen nyoba nich,.
q tinggalnya di Palangkaraya (Kal-Teng)
tolong blz k email q az:
ideot.people@gmail.com
memang linux susah untuk di tembus virus,cuman sedikit memberi pendapat,kalau jadi media penyebaran virus bisa2 saja mas, misal ada folder yang kita share di LAN sebagai folder pertukaran file, nah jika ada virus yang meng infect suatu file memang tidak di esekusi oleh linux tetapi ketika tercopy oleh user pc lain yang berbasis win$ maka penularan akan terjadi ;-), maka amannya install Anti virus yang open source seperti Clam Antivirus atau AVG for linux, jadi setiap file yang masuk di scan dulu ...salam!
ReplyDeletesori bro kalo lancang, setau daku file autorun.inf itu bukan untuk linux, tp untuk mikocok aja, jd ga hanya distro ubuntu aja yg isa melakukan seperti itu, semua distro linux isa, kuncinyakan autorun.inf itu bukan suatu file eksekusi untuk jalan di linux..., sori no ofense, just tuk perjelas doank, dan kata bro ZOE memank benar, lebih baik tetap pake cara dia, kecuali didalam jaringan tidak ada kompi yg pake os mikocok..., window$ ma linux sama bagusnya koq, kalo pingin pake yg legal ya pake yg asli, don't be a pirate.promosi nich... pake anvi bitdefender for linux, free juga koq..., salam.
ReplyDeletesaran buat yang make Windows:
ReplyDelete1. kalo colokin FD tekan shift biar autorun.inf nggak dieksekusi, ataw kalo bisa disable autorun dari group policy atau regedit. Show semua file dari view kemudian cari file yang tersembunyi tersebut kemudian hapus secara manual biasanya file tersebut berekstensi autorun.inf, thumb.db, *.com, *.cmd, *.exe, dll
2. Linux bagusnya di-security-nya jadi kalo perkantoran atau perusahaan lebih baik servernya pakai Linux.
Kalo main game dan lain sebagainya masih enak di Windows.
Wah kirain Ubuntunya yg di-tweak jadi cerdas n langsung hapus2in file2 bervirus di flashdisknya :D
ReplyDeleteTernyata manual2 juga yah
Biasanya saya make avast for linux, dan biarkan yang bersangkutan otomatis menangkapnya. Atau biasanya orang lebih suka Clamav atau Bitdefender di PC-nya.
Wah Keren postnya, thanks2
ReplyDeletesaya suka dgn linux, tp pekerjaan kantor masih memakai program yg blm kompatibel dan blm ada di linux, spt program MYSAP. akhirnya, saya install 2 operating system
ReplyDeleteandaikan saja linux muncul lebih dahulu dari windows, mungkin sekarang program-program byk yg support di linux. sekarang tinggal menunggu waktu saja, linux skrg udah nggak text base lagi tp udah gui coi, aq yakin pamor linux ke depan akan semakin menanjak
semestinya kita bersyukur dgn adanya linux, karena para programmer linux tersebut telah bersusah payah membuat & memberikan operating system tersebut secara gratis dan bisa dilihat source codenya
jaya terus linux..
linux oh linux, i love u full :LOL: ah ah ah
ReplyDelete